Gaya belajar dan perilaku, dan metode bimbingan belajar

Gaya belajar adalah cara kita mengambil, memproses, dan mengatur informasi. Masing-masing dari kita melakukan hal-hal ini dengan cara yang sangat individual. Beberapa belajar lebih mudah dengan melihat (visual: membaca, melihat grafik, dll), beberapa dengan mendengarkan dan berbicara (pendengaran), dan beberapa dengan cara langsung (taktis / kinestetik). Beberapa belajar lebih baik dalam kelompok, sementara yang lain belajar lebih baik sendirian. Beberapa orang belajar dengan sangat baik dengan cara yang sangat khusus, seperti melalui musik atau seni.

Perilaku belajar adalah kebiasaan yang kita miliki dalam kaitannya dengan belajar. Beberapa orang telah mengembangkan motivasi diri yang baik, sementara yang lain sangat bergantung pada meminta seseorang memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan selanjutnya. Beberapa sangat terorganisasi dan dapat merencanakan dengan baik, sementara yang lain belum mengembangkan keterampilan ini.

Saat pengajar mengamati gaya dan perilaku pembelajaran siswa, dia akan menekankan metode pembelajaran dalam bimbingan yang paling sesuai dengan gaya belajar siswa yang paling kuat. Pada saat yang sama, tutor juga akan membantu siswa untuk belajar dengan cara lain, sehingga siswa dapat belajar dengan sukses dalam berbagai situasi.
Tutor juga akan memodelkan (mengajar, tetapi juga menunjukkan melalui teladannya sendiri) perilaku belajar yang positif seperti bagaimana merencanakan dan memonitor pembelajaran pribadi seseorang sendiri, penggunaan waktu dan materi yang baik, dan berpegang pada pembelajaran seseorang sampai tujuan tercapai .

Dan guru akan mendorong siswa untuk kembali mengajar: yaitu, untuk menggunakan gaya belajar dan perilaku belajar siswa telah belajar dengan mengajar orang lain. Siswa dapat diminta untuk “mengajar tutor” informasi yang baru saja dia pelajari, atau pulang ke rumah dan mengajar adik kecil mungkin, menggunakan gaya dan perilaku ini. Tutor juga akan mendorong penggunaan pembelajaran dan perilaku baru dalam berbagai situasi kehidupan nyata.
Berbagai metode pembelajaran:

Seorang guru yang baik akan menggunakan berbagai metode pengajaran. Metode-metode ini akan mencerminkan gaya belajar siswa sendiri, tetapi juga akan memperkenalkan cara-cara baru belajar kepada siswa. Semakin banyak cara seorang siswa belajar pelajaran tertentu, dan mempraktikkannya, semakin besar kemungkinan siswa akan menyimpan informasi dan dapat menerapkannya dengan cara-cara praktis.

Seorang tutor akan mengajar melalui berbicara kepada siswa, mendengarkan siswa, bahasa tubuh, materi tertulis, penggunaan berbagai bentuk media (buku, gambar, video, komputer, musik, dll), penulisan / gambar / tangan siswa eksperimen -on, aktivitas fisik, dan banyak lagi.

iswa berinteraksi, pengajar akan mengamati tindakan dan reaksi siswa, menanyakan apakah siswa memahami, meminta siswa untuk kembali mengajar atau melakukan aktivitas / aplikasi umpan balik lain yang menunjukkan pembelajaran yang berhasil, mempertahankan kontak mata yang baik, dan sebagainya.

Mungkin ada saat-saat ketika tutor mengajak siswa dalam “kunjungan lapangan” untuk mengalami pembelajaran dalam situasi “nyata”, atau merekomendasikan “praktikkan pengalaman praktik” untuk siswa yang berhubungan dengan keluarga atau orang lain.

Tutor akan berusaha memahami perspektif siswa. Dia akan menggunakan analogi yang terkait dengan kehidupan dan pengalaman siswa itu sendiri, sehingga topiknya lebih mudah dipahami oleh siswa. Tutor akan mendorong siswa untuk terlibat dalam penetapan tujuan sendiri, dan belajar.